Selasa, 17 September 2013

Antara Takdir dan Kebetulan

Sudah beberapa bulan sejak aku mulai di nyatakan lulus menjadi salah satu Mahasiswa di akademi keperawatan ternama di Bandung. Ntah suatu Kebetulan atau Memang takdir tuhan. Aku kira ini memang suatu hal yang biasa, aku rasa aku tidak bersaing dengan siapa pun saat mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru. Itu pemikiran ku saat aku belum menginjak Tanah Universitas ini. Hingga sekarang rasa nya aku mulai minder dengan semua yang ada di sekitar. Bayang kan saja, aku yang memiliki otak standar, yang bahkan menghafal bagian dari organ tubuh manusia saja gk bisa. Aku yang bahkan gk tau letak tuba falopi ini dimana, dan seperti apa bentuk nya. Singkat nya aku merasa bahwa ini tuh suatu hal yang salah. Disini banyak yang keterima sesuai dengan kemampuan mereka, ada yang awal nya dari SMK Keperawatan, ada yang memang SMA nya ahli biologi, dan ada pula yang memang sudah bekerja menjadi seorang perawat. Tapi aku? di banding kan dengan mereka semua, aku bukan lah apa-apa. aku bahkan gk tau apa aku ini pantas atau gk. Banyak yang cerita, "eh, waktu itu soal ujian nya susah ya, waktu itu kamu duduk di samping aku loh. Eh waktu itu kamu kan minjem buku aku, DAN BLAH BLAH BLAH..." aku sendiri hanya bisa terdiam dan tersenyum, karna jangan kan untuk membicarakan kesan dan pesan di ujian itu, soal-soal yang di ujian kan saja aku gk inget sama sekali. Ketakutan ku saat ini,, aku takut mengecewakan banyak orang. karna sekarang aku sendiri pun sudah mengecewakan diri sendiri (T_T) Jika memang ini suatu kebetulan, aku rasa mulai dari sekarang aku harus mengandalkan insting bejo ku, sampai lulus.